Memilih cold storage yang tepat bukan hanya soal suhu, tetapi juga kapasitas. Kapasitas yang terlalu kecil akan membuat barang menumpuk dan kualitasnya menurun, sementara kapasitas terlalu besar bisa membuang energi dan biaya operasional.
1. Hitung Volume Produk
Langkah pertama adalah mengetahui volume total produk yang akan disimpan.
- Gunakan rumus:
Panjang × Lebar × Tinggi (dalam meter) = Volume m³ - Misalnya, Anda menyimpan 500 kotak berukuran 0,04 m³ → total 20 m³.
2. Tentukan Waktu Penyimpanan
Jika produk cepat berputar (1–3 hari), kapasitas bisa lebih kecil karena stok selalu berganti. Untuk penyimpanan jangka panjang, kapasitas perlu lebih besar.
3. Sisakan Ruang Sirkulasi Udara
Cold storage memerlukan sirkulasi udara dingin yang optimal. Disarankan 20–30% dari total ruang dibiarkan kosong agar suhu merata.
4. Pertimbangkan Pertumbuhan Bisnis
Kapasitas sebaiknya 10–20% lebih besar dari kebutuhan saat ini, untuk mengantisipasi peningkatan permintaan atau musim panen.
5. Konsultasi dengan Penyedia Cold Storage
Penyedia berpengalaman seperti Box Thermo dapat membantu menghitung kebutuhan berdasarkan jenis produk, rotasi stok, dan iklim setempat, sehingga solusi yang diberikan tepat dan efisien.
Kesimpulan
Menghitung kapasitas cold storage bukan hanya soal menampung barang, tapi juga menjaga kualitas produk, efisiensi energi, dan kelancaran operasional. Dengan perhitungan yang tepat, bisnis dapat menghindari kerugian dan meningkatkan profit.





